Bukan senyum manis yang selalu hadir karna hidup terus berjalan
Takbisa dipungkiri tawa dan luka silih berganti melangkah
Disat hati ini mulai naik dan meninggi sekakan semuannya terasa mudah dan hati ini mulai di hampiri rasa sombong yang begitu tinggi dan berkepanjangan
Tapi disaat hati ini mulai turun dan terinjak mulai tetesan butiran iar mata ini hadir dan tak mau pergi,hidup terasa hancur dan kusam
Pilu dan pedih serasa akrab dan datang menghampiri diri.dan engan pergi,muka senyum yang ada kian mulai usang dan hilang,raut muka selalu cemberut serasa membosankan..
Saat itu hidup itu terasa sanggat tidak bersahabat kejam dan enggan menampilkan mimpi indah itu
karna aku pembenci hidup yang suram
Jumat, 05 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar