aku gak bisa memualai darimana harus aku awali tulisan ini
yang aku tau malam ini rasa akan marah yang begitu amat sanggat tidak dapat aku bendung
itulah kekuatan akan hidup ini, amarah yang sangat sulit untuk di kendalikan
begitu dengan diriku yang selalu termakan akan itu semua
setiap insan manusia pasti mempunyai jalannya sendiri sendiri, dan itu juga tidak beda dengan diriku
cukup untuk kesekian kalinnya aku harus merasakan apa yang selalu membuat aku terdiam dan sedikit aku nikmati hariku dengan amarah yang tak pernah terbendung
inilah aku bukan dia dan dirinnya
ketikka buliran air mata harus menetes, mungkin ini saat yang tepat bukan sekedar untuk membersihkan mata ini yang terlalu bannyak akan melihat kusamnya kehidupan tapi untuk menenagkan hati yang semakin runyam.
saat ini aku hirup udara malam ini, aku tau itu terasa sangat sesak tapi biarlah akubutuh udara ini agar api yang ada ndidalm diri ini semakin redup dan akan hilang dengan sendirinnya.
ini tentang mata yang enggan terpejam dan butuh tetesan air mata itu
satu tahun atau dua tahun atau mungkin lebih, atau pernah ada sebuah janji untuk terus berjalan,tapi inilah hidup bukan hannya patung yang sellau terdiam meski waktu terus memakannya
mungkin inilah saatnya yang telah dijanjikan itu bukan sekedar ucapan
semua yang terjadi antara aku dan dia telah terjadi..aku gak pernah tau tentang akhir dari apa yang telah terjadi, tapi inilah kehidupan itu, bukan sekedar angan anagan yang selalu menerangi mimpi ini
aku rasa aku nikmati saja semuannya ini karna inilah hidupku dan ku lupakan yang telah terjadi bersamannya
Rabu, 11 September 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar